President Message – Januari 2026


PRESIDENT MESSAGE
JANUARI 2026

Kepada seluruh anggota The Institute of Internal Auditors Indonesia yang saya hormati,

Mengawali tahun 2026, kita berada pada situasi yang menuntut kewaspadaan dan kedewasaan profesional. Lingkungan global semakin sulit diprediksi. Ketegangan geopolitik internasional, fragmentasi ekonomi, serta perubahan arah kebijakan di berbagai negara membuat risiko tidak lagi bersifat lokal atau sektoral. Dampaknya terasa hingga ke organisasi di dalam negeri—baik melalui rantai pasok, volatilitas keuangan, keamanan data, maupun eksposur reputasi.

Di saat yang sama, perkembangan teknologi—termasuk kecerdasan buatan dan otomatisasi—mendorong efisiensi dan inovasi, namun juga membuka ruang bagi risiko baru. Praktik fraud semakin canggih, manipulasi informasi semakin sulit dikenali, dan pengambilan keputusan berbasis data belum selalu diiringi pengendalian yang memadai. Risiko-risiko ini sering kali saling terhubung dan bergerak lebih cepat daripada mekanisme pengawasan tradisional.

Dalam konteks nasional, kita juga melihat meningkatnya perhatian publik terhadap kualitas tata kelola, efektivitas pengendalian internal, dan peran fungsi pengawasan. Berbagai peristiwa dalam beberapa waktu terakhir kembali mengingatkan kita bahwa keberadaan kebijakan dan regulasi saja tidak cukup—yang jauh lebih penting adalah kualitas implementasi, integritas pelaksanaan, dan keberanian untuk melakukan koreksi sejak dini.

Isu keberlanjutan, transisi energi, serta pengembangan pasar karbon juga menjadi agenda yang semakin nyata. Banyak organisasi mulai melangkah ke area ini, namun belum semuanya didukung oleh tata kelola, data, dan pengendalian non-keuangan yang memadai. Di sinilah peran audit internal menjadi krusial, bukan hanya untuk memastikan kepatuhan, tetapi juga untuk menjaga kredibilitas dan keandalan informasi yang disampaikan kepada pemangku kepentingan.

Dalam situasi seperti ini, peran audit internal menjadi semakin relevan. Profesi kita tidak lagi cukup berfokus pada kepatuhan dan pemeriksaan historis. Organisasi membutuhkan auditor internal yang mampu melihat keterkaitan risiko secara menyeluruh, memahami implikasi geopolitik, teknologi, dan kebijakan nasional, serta memberikan pandangan profesional yang independen untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.

Awal tahun selalu menjadi momen refleksi. Kita perlu bertanya dengan jujur:

  • apakah fungsi audit internal di organisasi kita sudah benar-benar hadir sebagai mitra strategis?
  • apakah kita siap mengaudit area-area baru yang bersifat digital, strategis, dan berorientasi keberlanjutan?
  • dan apakah kita memiliki keberanian profesional untuk menyampaikan hal yang benar, meskipun tidak selalu mudah?

Menyelaraskan Arah Profesi di Awal Tahun

Memasuki tahun 2026, ekspektasi terhadap auditor internal—khususnya di sektor jasa keuangan dan industri strategis—akan semakin tinggi. Auditor internal dituntut tidak hanya memahami standar dan regulasi, tetapi juga mampu membaca arah kebijakan, memahami implikasi risiko jangka panjang, serta menjaga keseimbangan antara peran assurance dan advisory dengan tetap menjunjung tinggi independensi dan objektivitas.

Berangkat dari pemahaman tersebut, IIA Indonesia memandang pentingnya membuka ruang dialog bersama di awal tahun untuk menyamakan perspektif dan membangun kesiapan profesi.
Oleh karena itu, kami mengundang seluruh anggota untuk berpartisipasi dalam Town Hall Meeting IIA Indonesia yang akan diselenggarakan pada Senin, 12 Januari 2026 secara daring.

Pada kesempatan ini, kita akan mendengarkan Pesan Awal Tahun 2026 dari Ibu Sophia Wattimena, Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Pesan ini sangat relevan bagi auditor internal, khususnya dalam merespons arah kebijakan, penguatan pengawasan, serta tantangan tata kelola di sektor jasa keuangan dan sektor strategis lainnya.

Acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Saya mendorong seluruh anggota untuk mengajak kolega maupun mitra profesional agar diskusi ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan memperkuat pemahaman lintas fungsi mengenai peran strategis audit internal.
Apresiasi atas Pencapaian Profesional

Pada kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan anggota yang telah berhasil meraih sertifikasi profesional sepanjang bulan Desember 2025. Pencapaian ini mencerminkan komitmen terhadap pembelajaran berkelanjutan dan standar profesional yang tinggi—fondasi penting bagi kredibilitas dan kekuatan profesi audit internal di Indonesia.

Certified Internal Auditor (CIA)

  1. Alvi Syahri Ramadhan Nasution – PT INALUM
  2. Audia Syafa'atur Rahman – Otoritas Jasa Keuangan
  3. Jackie Huang – First Resources Ltd
  4. Rony Sitorus – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia
  5. Soni Nugroho – PT Pertamina (Persero)
  6. Theresia Meliana Soelistijo – PT Bank Sinarmas
  7. Thuan Phin – PT Bank Central Asia Tbk
  8. Yurida Wardani – PT Adaro Energy

Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)

  1. Alhidayatus Shiamul Fitri – PT Bukit Asam Tbk
  2. Dian Listya Pramana – Harbour Energy
  3. Jilli Hadi Tian – PT Samudera Indonesia Tbk
  4. Riri Fitriana – PT Bukit Asam Tbk

Pengingat Perpanjangan Keanggotaan 2026

Seiring dengan dimulainya tahun baru, saya juga ingin mengingatkan kembali bahwa periode perpanjangan keanggotaan IIA Indonesia untuk tahun 2026 berlangsung hingga 31 Maret 2026. Keanggotaan bukan sekadar status administratif, tetapi merupakan akses terhadap pengembangan kompetensi, jejaring profesional, serta berbagai program yang mendukung peran strategis auditor internal.

Mengawali tahun 2026, saya mengajak kita semua untuk melangkah dengan kesadaran penuh akan peran dan tanggung jawab profesi ini. Menjadi auditor internal hari ini bukanlah peran yang mudah, namun justru di situlah nilai kita diuji—saat kita diminta untuk tetap objektif, berani menyampaikan pandangan profesional, dan menjaga kepentingan jangka panjang organisasi di tengah berbagai tekanan.

Saya percaya bahwa dengan kompetensi yang terus kita bangun, integritas yang kita jaga, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi, profesi audit internal di Indonesia akan semakin kuat dan bermakna. Mari kita jalani tahun ini dengan keterbukaan, kolaborasi, dan keberanian profesional—agar kehadiran kita benar-benar dirasakan, dipercaya, dan memberikan nilai nyata.

Salam hangat,

Angela Simatupang, IIAP, CIA, CRMA
President
The Institute of Internal Auditors Indonesia

Subscribe to our newsletter

IIA Indonesia