![]() |
PRESIDENT MESSAGE Mei 2026 |
Kepada seluruh anggota The Institute of Internal Auditors Indonesia yang saya hormati,
Menjaga Ketahanan Organisasi di Tengah Ketidakpastian
Beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa risiko tidak lagi datang dalam pola yang mudah diprediksi. Ketidakpastian geopolitik global, tekanan ekonomi, percepatan transformasi digital, ancaman siber, hingga meningkatnya ekspektasi regulator dan pemangku kepentingan telah mengubah lanskap risiko yang dihadapi organisasi.
Di Indonesia sendiri, kita juga melihat bagaimana berbagai persoalan tata kelola, gangguan operasional, hingga lemahnya pengawasan dapat dengan cepat memengaruhi kepercayaan publik dan stabilitas organisasi. Dalam banyak kasus, masalah besar sebenarnya tidak muncul secara tiba-tiba. Permasalahan seperti ini biasanya berkembang perlahan: kontrol yang mulai melemah, budaya organisasi yang tidak sehat, ketergantungan yang terlalu besar pada pihak tertentu, atau sinyal risiko yang tidak ditindaklanjuti dengan cukup cepat.
Dalam banyak organisasi, tantangan terbesar hari ini sebenarnya bukan kurangnya kebijakan atau prosedur. Tantangannya adalah menjaga disiplin governance tetap berjalan secara konsisten ketika organisasi berada di bawah tekanan—baik tekanan bisnis, tekanan operasional, maupun tekanan untuk bergerak lebih cepat.
Karena itu, ketahanan organisasi atau organizational resilience menjadi semakin penting. Ketahanan bukan hanya soal mampu bertahan saat krisis terjadi, tetapi juga tentang kesiapan organisasi membaca perubahan, merespons tekanan, menjaga operasional tetap berjalan, dan bangkit dengan cepat tanpa kehilangan arah strategisnya.
Pertanyaannya menjadi relevan bagi banyak organisasi saat ini:
- Apakah pendekatan manajemen risiko yang dimiliki sudah cukup terintegrasi?
- Apakah business continuity plan dan disaster recovery plan benar-benar siap dijalankan ketika dibutuhkan?
- Apakah pimpinan organisasi memiliki visibilitas yang memadai terhadap risiko yang berkembang?
- Apakah budaya organisasi cukup sehat untuk mendorong keterbukaan, eskalasi masalah, serta pengambilan keputusan yang tepat waktu?
Dalam konteks inilah peran auditor internal menjadi semakin strategis.
Profesi kita tidak lagi cukup hanya berfokus pada kepatuhan dan efektivitas kontrol dalam arti sempit. Organisasi membutuhkan fungsi audit internal yang mampu melihat keterkaitan antar risiko, memahami perubahan lingkungan eksternal, serta memberikan assurance sekaligus membantu organisasi melihat risiko dan blind spot yang sebelumnya tidak disadari.
Di tengah kondisi saat ini, organisasi tidak hanya membutuhkan assurance bahwa kontrol tersedia. Organisasi membutuhkan keyakinan bahwa organisasi tetap berada dalam kendali ketika tekanan muncul.
Auditor internal perlu mampu membantu organisasi memahami seberapa siap mereka menghadapi gangguan, seberapa efektif respons krisis yang dimiliki, dan apakah tata kelola yang berjalan benar-benar mendukung keberlangsungan organisasi dalam jangka panjang.
Perhatian terhadap organizational resilience juga semakin terlihat di tingkat global. Pada 30 April 2026, IIA Global menerbitkan Organizational Resilience Topical Requirement. Panduan ini memperkuat ekspektasi bahwa internal audit perlu melihat ketahanan organisasi secara lebih menyeluruh—mulai dari tata kelola, teknologi, pengelolaan pihak ketiga, budaya organisasi, hingga kesiapan pemulihan pasca-disrupsi.
Perkembangan ini memperlihatkan bahwa resilience bukan lagi sekadar isu operasional. Organizational resilience kini sudah menjadi governance issue dan strategic issue.
Bagi profesi audit internal di Indonesia, ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran kita akan semakin relevan ketika kita mampu membantu organisasi tidak hanya menemukan kelemahan, tetapi juga membangun ketahanan dan kepercayaan.
Internal Audit Awareness Month: Menjaga Relevansi Profesi
Setiap bulan Mei, komunitas audit internal di seluruh dunia memperingati International Internal Audit Awareness Month. Momentum ini bukan hanya tentang memperkenalkan profesi audit internal kepada publik, tetapi juga menjadi pengingat mengenai pentingnya peran profesi kita dalam menjaga tata kelola, memperkuat pengendalian, dan membantu organisasi menghadapi ketidakpastian.
Ekspektasi terhadap profesi audit internal terus meningkat. Dewan, regulator, investor, dan manajemen kini tidak hanya mengharapkan assurance, tetapi juga perspektif yang lebih strategis, objektif, dan forward-looking.
Di tengah perubahan yang semakin cepat, profesi kita perlu terus berkembang—lebih memahami teknologi, lebih peka terhadap risiko strategis, lebih kuat dalam komunikasi, dan tetap menjaga independensi serta objektivitas sebagai fondasi utama profesi.
Profesi ini juga perlu terus menjaga keberanian profesionalnya. Tidak mudah menyampaikan risiko, mengangkat isu yang sensitif, atau mempertahankan objektivitas di tengah berbagai tekanan. Namun justru di situlah letak nilai profesi kita.
Karena itu, Awareness Month seharusnya tidak hanya menjadi perayaan satu bulan, tetapi juga momentum refleksi bahwa profesi ini perlu terus belajar, beradaptasi, dan memberikan dampak nyata bagi organisasi maupun masyarakat.
Program Awareness Month IIA Indonesia
Sebagai bagian dari peringatan Internal Audit Awareness Month, IIA Indonesia telah menyiapkan berbagai program untuk memperkuat engagement komunitas, pengembangan profesional, dan kolaborasi antar anggota.
Fieldwork Fun Day: Beyond the Audit, Into the Moment
Pada 24 Mei 2026, IIA Indonesia akan menyelenggarakan Fieldwork Fun Day sebagai bagian dari rangkaian Internal Audit Awareness Month.
Kegiatan ini bukan sekadar aktivitas kebersamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat komunitas profesi, membangun jejaring, dan menjaga semangat kolaborasi di tengah dinamika pekerjaan audit internal yang semakin kompleks dan menantang.
Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk saling terhubung, berbagi energi positif, dan memperkuat sense of community di antara para profesional audit internal.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui https://iia-indonesia.org/awareness-month-2026/, dan dibuka hingga 17 Mei 2026.
Quiz Awareness Month
Program interaktif mingguan dengan tema-tema seputar audit internal, governance, risk management, dan perkembangan profesi.
Spark Class bersama Otoritas Jasa Keuangan
Kolaborasi pembelajaran bersama regulator untuk memperkaya perspektif praktis mengenai tata kelola, risiko, pengendalian, dan ekspektasi regulator terhadap fungsi audit internal.
IIA Indonesia Office Tour
Kami juga mengundang anggota untuk mengenal lebih dekat kantor dan tim IIA Indonesia di Pakuwon Tower sekaligus mempererat jejaring antar profesional audit internal.
Kompetisi Video Pendek Internal Audit
Ajang kreatif untuk menunjukkan semangat, kreativitas, dan kekompakan tim audit internal di masing-masing organisasi.
Selain itu, selama bulan Mei, IIA juga memberikan promo Members Save in May berupa potongan 20% untuk biaya aplikasi dan registrasi ujian CIA, CRMA, dan IAP pada periode 1–31 Mei 2026.
IIA Indonesia juga memberikan program khusus keanggotaan bagi rekan-rekan yang ingin bergabung kembali maupun memperpanjang keanggotaan.
Memperkuat Koneksi dalam Komunitas Profesi
Selama bulan Mei, IIA Indonesia juga memberikan program khusus keanggotaan bagi rekan-rekan yang ingin kembali aktif maupun bergabung sebagai anggota.
Dalam periode Awareness Month ini, biaya reaktivasi keanggotaan dibebaskan, dan keanggotaan hingga Desember 2026 dapat diperoleh dengan biaya Rp800.000. Program khusus ini berlaku untuk pendaftaran dan pembayaran yang diterima hingga 31 Mei 2026. Setelah periode tersebut, ketentuan biaya keanggotaan normal akan kembali diberlakukan.
Beyond Assurance: Dari Compliance ke Confidence
IIA International Conference di Singapura (22–24 Juni 2026) dan Konferensi Nasional IIA Indonesia di Surabaya (19–20 Agustus 2026) akan kembali menjadi ruang penting untuk melihat perkembangan profesi audit internal di tingkat global maupun nasional.
Di tengah kompleksitas risiko dan ekspektasi yang terus meningkat, organisasi tidak lagi hanya membutuhkan fungsi yang memastikan kepatuhan berjalan. Di tengah kompleksitas risiko dan ekspektasi yang terus meningkat, organisasi tidak lagi hanya membutuhkan fungsi yang memastikan kepatuhan berjalan. Internal audit juga diharapkan mampu membantu membangun keyakinan, memperkuat kualitas pengambilan keputusan, dan menjaga organisasi tetap berada dalam kendali ketika menghadapi tekanan dan ketidakpastian.
Karena itu, tema Konferensi Nasional tahun ini, “Beyond Assurance: From Compliance to Confidence”, menjadi semakin relevan dengan kondisi yang dihadapi banyak organisasi saat ini.
Sebagai bagian dari Internal Audit Awareness Month, IIA Global juga memberikan program khusus bagi anggota IIA untuk registrasi IIA International Conference 2026 di Singapura dengan biaya USD 990 untuk kehadiran langsung (in-person registration), berlaku pada periode 1–31 Mei 2026 menggunakan kode: 2026IC990.
Sementara itu, pendaftaran Konferensi Nasional IIA Indonesia 2026 di Surabaya telah dibuka melalui: 2026 Natcon Registration. Tersedia juga program potongan harga untuk pendaftaran grup dengan jumlah peserta lebih dari lima orang.
Memperkuat Kompetensi dan Masa Depan Profesi
Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan yang telah berhasil meraih sertifikasi Certified Internal Auditor (CIA) maupun Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP) pada bulan April 2026.
Pencapaian ini bukan hanya mengenai gelar profesional, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap kualitas, integritas, dan pengembangan profesi secara berkelanjutan.
Certified Internal Auditor (CIA)
- Regi Wijaya – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk
Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
- Jihan Abigail – Indonesia Financial Group (IFG)
- Ryan Christian – PT Astra Graphia Tbk
Di bulan Mei ini, IIA Indonesia kembali menyelenggarakan CIA Review Course melalui kolaborasi dengan Gleim Exam Prep yang materi pembelajarannya telah selaras dengan Global Internal Audit Standards.
Selain itu, program CIA Challenge Exam juga kembali dibuka bagi pemegang sertifikasi profesional lain seperti CPA, CA, dan CISA yang ingin memperoleh kredensial CIA melalui jalur percepatan. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di The IIA CIA Challenge Exam | One-Part CIA Certification
Di tengah meningkatnya ekspektasi terhadap profesi audit internal, penguatan kompetensi menjadi investasi penting—bukan hanya bagi pengembangan individu, tetapi juga untuk memastikan profesi ini tetap relevan dan dipercaya.
Menutup pesan bulan ini, saya mengucapkan selamat memperingati Kenaikan Yesus Kristus, Hari Raya Idul Adha, dan Hari Raya Waisak bagi rekan-rekan yang merayakan.
Semoga nilai-nilai refleksi, integritas, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama dapat terus menginspirasi kita dalam menjalankan profesi ini dengan penuh tanggung jawab.
Di tengah perubahan dan ketidakpastian yang terus bergerak, profesi audit internal akan tetap dibutuhkan selama kita mampu menjaga integritas, mempertahankan objektivitas, dan terus memberikan nilai yang nyata bagi organisasi dan masyarakat.
Salam hangat,
Angela Simatupang, IIAP, CIA, CRMA
President
The Institute of Internal Auditors Indonesia


